Rekomendasi Proyektor untuk Kebutuhan Panggung

Dalam sebuah pertunjukan, pasti ada yang membutuhkan sebuah proyektor untuk membuat acara agar lebih berkesan. Pertunjukan yang biasa diadakan dan memerlukan bantuan proyektor yaitu sebuah acara konser, sebuah drama atau teater. Proyektor yang biasa digunakan pada acara ini pun beragam, namun kami merekomendasikan untuk memakai sebuah proyektor yang kapasitasnya besar. Karena akan mempengaruhi gambar terlihat sempurna dan jelas untuk sebuah tampilan proyektor.

Agar sebuah konser berjalan dengan lancar, yakni dapat menghasilkan tampilan gambar tajam dan sempurna, tentu kita perlu memilih sebuah proyektor dengan kapasitas yang besar. Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan menggunakan projector 10.000 Ansi Lumens. Dengan menggunakan proyektor seperti itu, akan membuat nuansa acara lebih meriah karena penonton juga dapat melihat artis idola nya lebih dekat dan juga dapat memberikan sebuah tampilan warna yang menakjubkan. Namun, jika kita hendak menggunakan proyektor dengan kapasitas besar, maka kita juga harus siap dengan budget tinggi pula.

Namun, anda tidak perlu khawatir karena setiap barang dengan spesifikasi tinggi akan menghasilkan sebuah tampilan rasio yang tinggi pula. Selain itu, proyektor ini didesain untuk acara-acara besar karena dipergunakan dengan kapasitas penonton yang relatif lebih banyak.

Anda juga perlu mempergunakan alat bantu untuk membuat tembakan proyektor ke layar agar lebih pendek. Hal ini dapat membuat gambar lebih tajam dan lebih cerah untuk hasil tampilan warnanya. Dan juga masih bisa menyediakan sebuah space untuk para pemain bersiap-siap karena jika layar ditembakan pendek sehingga tampilan belakang layar tidak akan terlihat secara signifikan. Sehingga dapat menghasilkan sebuah hasil yang optimal dan membuat gambar lebih terlihat berwarna.

Namun jika anda memiliki budget yang mungkin tidak terlalu besar, anda dapat mengenali tampilan gambar dengan sebuah cermin pantul dan juga menggunakan sebuah proyektor dengan kapasitas 5000 Ansi Lumens. Sehingga dapat memberikan kualitas hampir sama namun dapat memangkas biaya yang akan dikeluarkan. Tampilan yang akan dimunculkan di background panggung juga akan tetap baik dan memberikan efek animasi yang sangat sempurna.

Stacking Projector dengan Hitachi CP-X5550
Jika anda tidak memiliki proyektor dengan tingkat kecerahan 10000 Ansi Lumens, maka anda dapat mengakalinya dengan menggabungkan proyektor Hitachi CP-X5550. Bagaimana caranya? Yakni dengan teknik Stacking Projector. Teknik ini sudah sangat melegenda dan banyak digunakan oleh pengguna multimedia.

Namun, ada syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan stacking ini. Setidaknya anda harus memiliki 2 unit proyektor Hitachi CP-X5550 yakni tingkat kecerahan mencapai 5800 Ansi Lumens. Mengapa harus proyektor ini ?

Proyektor Hitachi dengan Type CP-X5550 ini dirasa sangat sempurna untuk dilakukannya stacking. Mengapa ? karena proyektor ini memiliki fitur yang dibutuhkan untuk proses stacking, selain itu juga terdapat teknologi 3LCD yang mana hasil gambar memiliki tingkat warna yang baik dan beragam.

Dengan gabungan proyektor 5800 Lumens ini, diharapkan tampilan yang dihasilkan lebih jernih, lebih bening, dan lebih jelas. Sehingga dapat terlihat meski dengan cahaya lampu sekalipun. Meski begitu, proyektor ini masih belum bisa digunakan untuk area terbuka tanpa penghalang sinar di siang hari.

Metode yang Sering Dipakai untuk Kebutuhan Panggung
Biasanya, proyektor untuk kebutuhan panggung ditembakkan dari arah belakang layar. Yang mana proyektor tidak menghalangi sudut pandang penonton ke arah panggung. Selain itu, tampilan yang dihasilkan juga rapi dan sempurna. Metode ini sering dinamakan “proyektor tembak belakang”.

Proyektor diletakkan pada posisi belakang layar dengan arah sorot atau arah tembak ke layar. Dengan begitu, bayangan gambar atau video dapat terlihat dari arah penonton (depan panggung) tanpa terhalang oleh proyektor.

Selain metode tersebut, ada beberapa panggung yang menggunakan teknik proyektor gantung. Yakni proyektor diletakkan dalam posisi menggantung terbalik di dinding atap. Tentu saja dengan arah tembak ke depan layar. Namun, hal ini jarang terjadi. Dikarenakan posisi proyektor yang dinilai riskan dan menurunkan nilai estetik dari panggung tersebut.

Jika kita tidak menginginkan pemasangan dengan posisi menggantung, maka kita dapat melakukan metode standar yakni dengan tembakan ke arah depan layar dengan posisi proyektor berada atau diletakkan diatas meja atau stand projector. Jika panggung berada di sebuah gedung dengan kapasitas yang sedang, maka metode ini bisa saja dilakukan. Dengan catatan, posisi cahaya dari proyektor tidak terhalang oleh penonton maupun staf atau orang-orang yang ada disana. Karena jelas hal ini akan mengganggu proses proyeksi dari proyektor ke layar.

2 Jenis Metode Penggabungan Proyektor untuk Stacking
Penggabungan proyektor untuk stacking ini biasa dilakukan dengan cara penggabungan vertikal. Namun, sebenarnya penggabungan ke 2 atau lebih proyektor ini dapat dilakukan dengan arah horizontal. Dengan kata lain, proses stacking dapat dilakukan dengan 2 metode pemasangan yakni vertical dan horizontal.

Untuk pemasangan vertical, proyektor bisa dipasang dengan bantuan ring apabila proyektor berada di atas atau menggantung. Namun, jika dilakukan di bawah, maka cukup menggunakan alas yang kuat seperti meja, papan, atau lantai.

Untuk arah pemasangan ini dapat anda sesuaikan dengan kebutuhan pemakaian anda. Apabila banyak proyektor yang di stacking, maka lebih baik dilakukan dengan arah vertikal. Hal ini dapat menghemat space penempatan.

Pentingnya Proyektor pada Kebutuhan Panggung
Untuk keperluan panggung seperti konser maupun pengajian atau talk show, adanya media proyeksi tentu sangat diperlukan guna menambah nilai estetika dan memudahkan penonton dalam melihat kondisi diatas panggung dengan mudah. Tanpa adanya alat atau media ini, tentu acara akan berjalan biasa saja bahkan terkesan membosankan.

Jika anda melakukan konser dalam skala kecil, maka anda cukup menggunakan proyektor dengan tingkat kecerahan 5000 Ansi Lumens atau sejajarnya. Atau mungkin jika anda menginginkan style lain, anda dapat mencobanya dengan 2 screen dan 2 proyektor. Lantas bagaimana cara peletakannya? Tentu dengan meletakkan di kedua sudut panggung (kanan & kiri).

Biasanya teknik ini digunakan untuk kegiatan diatas panggung di dalam gedung seperti acara talk show, musically, atau pementasan drama. Sebenarnya, penggunaan proyektor dan screen ini anda sesuaikan dengan kebutuhan acara anda. Terlebih pada kapasitas baik ruang maupun peserta atau tamu undangannya.

Untuk menghidupkan suasana agar menjadi lebih meriah, diperlukan adanya lighting yang sesuai dengan posisi panggung. Lighting tidak perlu berlebihan, cukup lampu yang bisa menyorot posisi panggung agar dapat terlihat jelas saat kamera menyorot terlebih saat kondisi tanpa cahaya atau Light Off. Hal ini dilakukan, untuk memudahkan penonton untuk tetap bisa melihat meski dalam keadaan gelap. Biasanya lampu akan dimatikan, kecuali lampu sorot yang mengarah ke panggung.

Selain proyektor, kita juga memerlukan perangkat sound yakni sebuah perangkat Sound System. Perangkat ini terdiri dari beberapa komponen yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Salah satu komponen yang terdapat dalam sound system adalah speaker. Tanpa adanya speaker, suara dari pembawa acara atau host bahkan penyanyi (jika itu konser), tidak dapat terdengar oleh penonton. Oleh karena itu, diperlukannya speaker ini. Baik music maupun dari pembawa acara dapat terdengar dengan jelas dan keras ke seluruh penjuru ruangan atau tempat tersebut. Terutama hal ini sangat membantu di ruang terbuka.

Leave a Reply