Ragam Screen dan Penggunaannya

Untuk menampilkan suatu materi dalam presentasi, tentu kita membutuhkan media khusus yang dapat menampilkan file dalam ukuran yang lebih besar. Media ini sering disebut dengan LCD proyektor. LCD Proyektor merupakan salah satu dari beberapa jenis proyektor yang beredar dipasaran saat ini. Seperti yang kita tahu, bahwa proyektor terdiri dari beberapa jenis, diantaranya DLP Projector, LCD Projector, maupun LED Projector. Namun, pada dasarnya mereka memiliki fungsi yang sama meski jenisnya berbeda yakni sebagai media proyeksi file (gambar, teks, video) dalam sebuah layar lebar atau screen.

Untuk menampilkan file, maka diperlukan suatu bidang datar sebagai media tangkap dari sorotan proyektor tersebut. Bidang datar ini terbuat dari kain khusus dengan ukuran yang bervariasi. Screen atau layar proyektor, memang diciptakan khusus untuk menjadi alat pendamping media proyektor.

Dalam penggunaannya, kita harus menyesuaikan dengan kebutuhan acara kita. Penentuan ini dapat dilihat dari seberapa besar kapasitas acara, baik kapasitas ruang maupun kapasitas audiensnya. Penyesuaian ini sangat penting untuk dilakukan, karena kesalahan dalam memilih media akan berdampak kepada kelancaran acara kita.

Tipe screen projector

Screen proyektor memiliki berbagai macam tipe dengan bentuk dan cara penggunaan yang berbeda antara satu dengan lainnya. Dari tipe-tipe ini, kita dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan acara kita dengan lebih akurat. Setidaknya, secara umum screen proyektor terdiri dari 7 jenis, yang dapat dirinci sebagai berikut :

Tripod Screen
Sesuai dengan namanya, screen ini berbentuk Tripod yang memiliki kaki 3 dan 1 penyangga. Screen ini biasanya memiliki ukuran 70 Inchi (1,8 meter x 1,8 meter), dan 96 Inchi (2,5 meter x 2,5 meter). Oleh karena itu, screen jenis tripod lebih mudah untuk dibawa dan disimpan dibandingkan dengan jenis atau tipe screen yang lainnya.

Fast Folding Screen
Berbeda dengan Tripod screen, screen dengan jenis Folding ini memiliki 2 kaki penyangga yang berada di sisi kanan dan kirinya. Ukuran dari screen ini tentu jauh lebih besar dibandingkan dengan screen jenis tripod. Oleh karena itu, dalam penggunaannya harus melewati proses bongkar pasang dengan bantuan baut yang melekat di setiap kaki penyangganya. Secara umum, screen jenis folding memiliki ukuran 3×2 meter, 4×3 meter, dan 6×4 meter.

Manual Pull Down Screen
Tipe atau jenis screen berikutnya adalah Manual Pull Down Screen. Screen ini biasa diletakkan secara menggantung pada dinding dalam ruangan yang tetap. Artinya, layar ini bersifat portable dan semi tetap. Meski digunakan pada ruangan yang menetap, namun screen ini masih bisa dilepas jika terjadi perpindahan ruangan. Meski begitu, jenis ini berbeda dengan tipe sebelumnya yang bisa dibawa kemana saja.

Screen ini dilengkapi dengan tali sebagai media tarik untuk membuka layar, serta Self Lock Controller sebagai pengunci layar. Anda cukup menarik tali untuk membukanya, dan menariknya lagi untuk menutupnya. Saat membuka dan menutup layar, fitur Self Lock akan berfungsi, bukan hanya untuk membuka saja. Fitur ini juga digunakan untuk menutup layar, caranya hampir sama dengan cara saat membukanya. Yakni dengan menariknya ke bawah, maka layar akan menggulung ke atas dengan sendirinya.

Motorized Screen
Hampir sama dengan tipe Manual, type Motorized ini berbentuk layar gulung yang melekat pada dinding ruang yang menetap. Hanya saja, cara kerja dari screen ini sedikit berbeda dengan jenis manual. Jika jenis manual kita harus menarik tali secara manual, maka jenis ini kita cukup menggunakan remote control. Screen ini memiliki gear dan tubular motor untuk menggulung dan membuka layar.

Fixed Frame Screen
Jenis screen yang berikutnya adalah Fixed Frame Screen. Screen ini memiliki bentuk yang hampir sama dengan screen tipe fast folding, yakni ukuran layar yang sangat besar atau lebar. Namun, perbedaannya adalah terletak pada fleksibilitasnya. Jika folding screen dapat dipindah tempatkan, screen ini lebih bersifat permanen karena melekat pada dinding. Biasanya screen jenis ini digunakan di sekolah-sekolah, kampus, atau theatre (bioskop).

Table Screen
Table screen memiliki bentuk dan sifat yang tidak berbeda dari jenis screen yang lain. Biasanya screen ini diletakkan pada sebuah meja (seperti namanya). Oleh karena itu, screen ini tetap dapat dipindahkan atau bersifat fleksibel. Biasanya kita akan menjumpai screen jenis ini pada kantor-kantor atau perusahaan.

Portable Screen
Portable screen diciptakan untuk pengguna Mobile User. Yang mana screen ini sudah di-desain dengan teknologi yang modern sehingga lebih praktis, serta fleksibel. Mudah digunakan dimanapun.

Kapan harus menggunakan screen ini?
Penggunaan layar proyektor ini dapat disesuaikan dengan sifat dan fleksibilitasnya.

Untuk screen jenis Tripod, biasanya digunakan untuk keperluan presentasi dengan kapasitas kecil hingga sedang, dan untuk keperluan nobar.
Sedangkan untuk screen Folding, biasa digunakan untuk acara dengan kapasitas yang lebih besar, seperti wedding atau pesta, presentasi kapasitas besar, workshop atau pelatihan, konser musik, dan lain sebagainya.
Selanjutnya, penggunaan screen Manual Pull Down dan Motorized, biasa digunakan pada kelas-kelas atau ruang rapat baik di pemerintahan, perusahaan, atau bahkan sekolah atau lembaga pendidikan.
Screen Fixed Frame, banyak digunakan untuk kelas-kelas, ruang rapat atau ruang sidang, serta di gedung bioskop atau Home Theatre.
Table Screen banyak dijumpai pada ruang-ruang meeting di perusahaan.
Dan untuk screen Portable, banyak dijumpai pada kantor-kantor kreatif (IT), desain, ataupun kantor lainnya.
Screen yang banyak digunakan oleh pengguna
Dari berbagai jenis screen diatas, ada beberapa screen yang paling banyak dipilih oleh pengguna dengan berbagai alasannya. Screen Tripod dan Folding adalah yang terbanyak dibanding dengan jenis lainnya. Hal ini dikarenakan fleksibilitas dan mobilitas yang dimiliki keduanya. Selain itu, screen jenis ini juga paling mudah dipindah tempatkan, serta mudah disesuaikan dengan berbagai acara khususnya acara yang tidak menetap.

Screen Tripod dan Folding banyak digunakan untuk acara-acara seperti wedding, presentasi atau meeting, nobar, dan lain sebagainya dengan alasan lebih mudah dipindah tempatkan. Selain itu, acara-acara ini bukanlah bersifat tetap sehingga banyak dari pengguna lebih memilih jenis screen yang mudah untuk disimpan dibandingkan screen yang sudah paten. Untuk menghemat biaya, ada beberapa pengguna yang memilih untuk menyewa dibandingkan melakukan pembelian. Selain untuk menghemat biaya, hal ini juga untuk menghemat tempat.

Sedangkan untuk jenis screen yang lainnya, lebih banyak digunakan pada tempat-tempat yang bersifat permanen seperti gedung perkantoran atau gedung pendidikan. Jadi, bukan diperuntukkan untuk acara-acara yang melibatkan banyak orang dan tempat yang berpindah.

Meski begitu, masing-masing screen tentu sudah diciptakan sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengguna, sehingga pengguna diharapkan lebih bijak dalam memilih screen mana yang akan mereka gunakan. Pengguna harus mengetahui terlebih dahulu apa yang mereka butuhkan, dan jenis acara yang mereka lakukan. Jika masih merasa kesulitan, pengguna bisa menanyakan pada penjual atau orang yang lebih ahli sebelum melakukan keputusan pembelian.

PERPADUAN YANG SEMPURNA ANTARA SCREEN DAN PROYEKTOR

Selain ditentukan karena kapasitas acara (tempat ataupun audiens), dalam menggunakan screen, kita juga perlu menyesuaikannya dengan ukuran atau Lumens dari proyektor yang kita gunakan. Biasanya antara kapasitas, proyektor, dan screen sudah menjadi 1 kesatuan dalam memilih media terbaik.

“Semakin besar kapasitas acara, maka semakin tinggi pula tingkat kecerahan proyektor yang kita butuhkan, oleh karena itu semakin besar pula screen yang harus kita gunakan.”

Dengan begitu, kita akan lebih mudah untuk menentukan media seperti apa yang terbaik untuk keperluan acara kita. Maka, tingkat kegagalan atau kesalahan serta resiko yang ditimbulkan jauh lebih sedikit bahkan kita dapat menghindarinya. Kesalahan dalam memilih media, akan menjadi faktor kegagalan acara kita. Dikarenakan media adalah faktor terpenting yang harus turut diperhatikan dalam sebuah acara apapun yang kita lakukan (yang melibatkan banyak orang).

Media yang tepat, juga dapat menjadi penolong bahkan penyempurna acara kita, sehingga menjadi lebih meriah dan lebih tampil sempurna. Bukan hanya kita sebagai pengguna saja yang merasakan efek baiknya, melainkan juga audiens akan lebih nyaman dalam memperhatikan tayangan yang disajikan tanpa suatu hambatan atau kendala apapun.

Leave a Reply